PENGARUH PENDIDIKAN EKONOMI KELUARGA, TEMAN SEBAYA, DAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF SISWA KELAS XII SMA ISLAM AL-MIZAN JATIWANGI MAJALENGKA
| Penulis | : ALFIYYAH RIHHA DATUL 'AISY |
| NIM | : 2103000177 |
| Dosen Pembimbing | : Zulfatun Nisa, ME |
| Tanggal Upload | : 05 February 2026 |
Abstrak
Alfiyyah R.D.A, 2025. “Pengaruh Pendidikan Ekonomi Keluarga, Teman Sebaya,
dan Media Sosial Terhadap Perilaku Konsumtif Siswa Kelas XII
SMA Islam Al-Mizan Jatiwangi Majalengka”. Skripsi. Jurusan
Pendidikan Ekonomi STKIP Nahdlatul Ulama Kabupaten Tegal.
Pembimbing (1) Zulfatun Nisa, S.E., M.E., (2) Abdul Wakhid,
S.E., M.Pd.
Kata Kunci: Pendidikan Ekonomi Keluarga, Teman Sebaya, Media Sosial,
Perilaku Konsumtif
Manusia pada dasarnya perlu memenuhi kebutuhan dasar seperti sandang, pangan,
dan papan, namun pemenuhannya harus dilakukan secara tepat. Ketika kebutuhan
tidak terpenuhi dengan baik, individu cenderung bersikap konsumtif, yang lebih
didorong oleh keinginan daripada kebutuhan nyata. Hasil pra-survei menunjukkan
bahwa siswa kelas XII di SMA Islam Al-Mizan Jatiwangi Majalengka memiliki
tingkat perilaku konsumtif yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh pendidikan ekonomi dalam keluarga, pengaruh teman
sebaya, serta penggunaan media sosial terhadap perilaku konsumtif siswa kelas
XII di sekolah tersebut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas XII dan sampel sebanyak 54
siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan
reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa: (1) pendidikan ekonomi keluarga memiliki
pengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif (nilai t = 5,152 >
2,009; signifikansi 0,00 < 0,05) yang berarti semakin baik pendidikan ekonomi di
lingkungan keluarga, maka semakin rendah perilaku konsumtif; (2) teman sebaya
berpengaruh positif dan signifikan (nilai t = 6,540 > 2,009; signifikansi 0,00 <
0,05) yang menunjukkan bahwa tekanan sosial dan konformitas dengan kelompok
seumur sangat memengaruhi keputusan konsumsi; (3) media sosial juga
memberikan pengaruh positif dan signifikan (nilai t = 3,287 > 2,009; signifikansi
0,02 < 0,05) terutama melalui konten promosi dan gaya hidup dari influencer; dan
(4) secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap
perilaku konsumtif dengan kontribusi sebesar 57,4% (R² = 0,574) sedangkan
sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa perilaku konsumtif siswa tidak hanya dipengaruhi oleh
faktor internal, tetapi juga oleh lingkungan sosial dan digital yang terus
berkembang. Temuan ini memberikan dasar penting bagi keluarga, sekolah, dan
pembuat kebijakan dalam membangun kesadaran ekonomi dan literasi finansial di
kalangan remaja.
dan Media Sosial Terhadap Perilaku Konsumtif Siswa Kelas XII
SMA Islam Al-Mizan Jatiwangi Majalengka”. Skripsi. Jurusan
Pendidikan Ekonomi STKIP Nahdlatul Ulama Kabupaten Tegal.
Pembimbing (1) Zulfatun Nisa, S.E., M.E., (2) Abdul Wakhid,
S.E., M.Pd.
Kata Kunci: Pendidikan Ekonomi Keluarga, Teman Sebaya, Media Sosial,
Perilaku Konsumtif
Manusia pada dasarnya perlu memenuhi kebutuhan dasar seperti sandang, pangan,
dan papan, namun pemenuhannya harus dilakukan secara tepat. Ketika kebutuhan
tidak terpenuhi dengan baik, individu cenderung bersikap konsumtif, yang lebih
didorong oleh keinginan daripada kebutuhan nyata. Hasil pra-survei menunjukkan
bahwa siswa kelas XII di SMA Islam Al-Mizan Jatiwangi Majalengka memiliki
tingkat perilaku konsumtif yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh pendidikan ekonomi dalam keluarga, pengaruh teman
sebaya, serta penggunaan media sosial terhadap perilaku konsumtif siswa kelas
XII di sekolah tersebut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas XII dan sampel sebanyak 54
siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan
reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa: (1) pendidikan ekonomi keluarga memiliki
pengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif (nilai t = 5,152 >
2,009; signifikansi 0,00 < 0,05) yang berarti semakin baik pendidikan ekonomi di
lingkungan keluarga, maka semakin rendah perilaku konsumtif; (2) teman sebaya
berpengaruh positif dan signifikan (nilai t = 6,540 > 2,009; signifikansi 0,00 <
0,05) yang menunjukkan bahwa tekanan sosial dan konformitas dengan kelompok
seumur sangat memengaruhi keputusan konsumsi; (3) media sosial juga
memberikan pengaruh positif dan signifikan (nilai t = 3,287 > 2,009; signifikansi
0,02 < 0,05) terutama melalui konten promosi dan gaya hidup dari influencer; dan
(4) secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap
perilaku konsumtif dengan kontribusi sebesar 57,4% (R² = 0,574) sedangkan
sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa perilaku konsumtif siswa tidak hanya dipengaruhi oleh
faktor internal, tetapi juga oleh lingkungan sosial dan digital yang terus
berkembang. Temuan ini memberikan dasar penting bagi keluarga, sekolah, dan
pembuat kebijakan dalam membangun kesadaran ekonomi dan literasi finansial di
kalangan remaja.
Cover Skripsi
File Dokumen