Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality Dengan Model Inquiry-Based Learning Untuk Meningkatkan Minat Belajar Sejarah Siswa Kelas X SMA NU Hasyim Asy’ari Tarub
| Penulis | : Pramesti Rahmadiyani |
| NIM | : 2102000074 |
| Dosen Pembimbing | : Rizal M. Nurzuli, M. Kom. |
| Tanggal Upload | : 05 February 2026 |
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented
Reality (AR) dengan pendekatan Inquiry-Based Learning (IBL) untuk
meningkatkan minat belajar sejarah siswa SMA NU Hasyim Asy’ari Tarub. Latar
belakang penelitian adalah rendahnya minat belajar siswa akibat penyampaian
materi yang monoton dan kurang interaktif. Metode yang digunakan adalah
Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design,
Development, Implementation, Evaluation). Media pembelajaran menampilkan
objek 3D jenis manusia purba seperti Homo Soloensis, Pithecantropus erectus,
Homo Wajakensis, Homo Erectus, Australopithecus afarensis, dan Homo
Florensiensis, dilengkapi audio dan video penjelasan. Aplikasi dikembangkan
menggunakan Unity 3D dan Vuforia untuk perangkat Android. Instrumen penelitian
meliputi angket validasi ahli materi, media, bahasa, dan angket minat belajar siswa.
Hasil validasi menunjukkan skor ahli materi 49, ahli media 49, dan ahli bahasa 46,
menandakan media sangat layak digunakan. Implementasi di kelas mendapat
respon positif dengan rata-rata 116,4 dari 26 siswa. Uji pre-test dan post-test
menggunakan uji t menunjukkan peningkatan minat belajar signifikan dengan
selisih skor 14,40 pada tingkat kepercayaan 95%. Penelitian merekomendasikan
guru memanfaatkan teknologi AR dan model pembelajaran IBL dalam pengajaran
sejarah serta mengikuti pelatihan untuk meningkatkan keterampilan digital.
Kesimpulannya, media pembelajaran AR berbasis Android dengan pendekatan IBL
terbukti efektif meningkatkan minat belajar siswa pada materi jenis manusia purba.
Reality (AR) dengan pendekatan Inquiry-Based Learning (IBL) untuk
meningkatkan minat belajar sejarah siswa SMA NU Hasyim Asy’ari Tarub. Latar
belakang penelitian adalah rendahnya minat belajar siswa akibat penyampaian
materi yang monoton dan kurang interaktif. Metode yang digunakan adalah
Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design,
Development, Implementation, Evaluation). Media pembelajaran menampilkan
objek 3D jenis manusia purba seperti Homo Soloensis, Pithecantropus erectus,
Homo Wajakensis, Homo Erectus, Australopithecus afarensis, dan Homo
Florensiensis, dilengkapi audio dan video penjelasan. Aplikasi dikembangkan
menggunakan Unity 3D dan Vuforia untuk perangkat Android. Instrumen penelitian
meliputi angket validasi ahli materi, media, bahasa, dan angket minat belajar siswa.
Hasil validasi menunjukkan skor ahli materi 49, ahli media 49, dan ahli bahasa 46,
menandakan media sangat layak digunakan. Implementasi di kelas mendapat
respon positif dengan rata-rata 116,4 dari 26 siswa. Uji pre-test dan post-test
menggunakan uji t menunjukkan peningkatan minat belajar signifikan dengan
selisih skor 14,40 pada tingkat kepercayaan 95%. Penelitian merekomendasikan
guru memanfaatkan teknologi AR dan model pembelajaran IBL dalam pengajaran
sejarah serta mengikuti pelatihan untuk meningkatkan keterampilan digital.
Kesimpulannya, media pembelajaran AR berbasis Android dengan pendekatan IBL
terbukti efektif meningkatkan minat belajar siswa pada materi jenis manusia purba.
Cover Skripsi
File Dokumen